JANGAN KAGET JIKA DIDATANGI PETUGAS PENAGIHAN PAJAK BAGI YANG BELUM MELUNASI TUNGGAKAN PBB-P2

       Badan Keuangan Daerah Kota Depok saat ini sedang melakukan serangkaian kegiatan penagihan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kegiatan dimulai dari penyampaian Surat Tagihan Pajak (STP) kepada wajib pajak, dimana dalam STP tersebut wajib pajak diberikan kesempatan dalam 14 (empat belas) hari kerja untuk melunasi tunggakannya. Kemudian apabila wajib pajak belum juga membayar, akan disampaikan surat teguran. Dalam surat teguran, wajib pajak diberikan waktu 21 (dua puluh satu) hari kerja untuk melunasi tunggakan PBB-P2 untuk menghindari proses penagihan pajak lebih lanjut.  Proses penagihan lebih lanjut setelah surat teguran dapat berupa:

  1. Proses penagihan pajak yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri
  2. Pemasangan Plang/stiker peringatan status wajib pajak belum melunasi tunggakan
  3. Penerbitan Surat Perintah penagihan seketika dan sekaligus
  4. Penerbitan Surat Paksa
  5. Penerbitan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan , dan
  6. Surat lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan penagihan pajak

Berikut beberapa foto pelaksanaan kegiatan penagihan PBB-P2, Foto penyampaian STP, Teguran, Plang, stiker dan Kejaksaan:

 (Sukamaju Baru - Cimanggis Kota Depok)