Archive for » June, 2013 «

Sosialisasi DPPKA Tentang Pajak Hotel/Rumah Kost Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Depok

 Rmh kos

Berdasarkan UU Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,  yang dimaksud dengan definisi Hotel adalah fasilitas penyedia jasa penginapan/peristirahatan termasuk jasa terkait lainnya dengan dipungut bayaran, yang mencakup juga motel, losmen, gubuk pariwisata, wisma pariwisata, pesanggrahan, rumah penginapan dan sejenisnya, serta rumah kos dengan jumlah kamar lebih dari 10 (sepuluh).  Sedangkan Objek Pajak Hotel adalah pelayanan yang disediakan oleh Hotel dengan pembayaran, termasuk jasa penunjang sebagai kelengkapan Hotel yang sifatnya memberikan kemudahan dan kenyamanan, termasuk fasilitas olahraga dan hiburan. Untuk jasa penunjang sebagaimana dimaksud di atas adalah fasilitas telepon, faksimile, teleks, internet, fotokopi, pelayanan cuci, setrika, transportasi, dan fasilitas sejenis lainnya yang disediakan atau dikelola Hotel.

Kemudian yang tidak termasuk objek Pajak Hotel adalah :

  •  Jasatempat tinggal asrama yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah;
  • Jasa sewa apartemen, kondominium, dan sejenisnya;
  • Jasa tempat tinggal di pusat pendidikan atau kegiatan keagamaan;
  • Jasa tempat tinggal di rumah sakit, asrama perawat, panti jompo, panti asuhan, dan panti sosial lainnya yang sejenis; dan
  • Jasa biro perjalanan atau perjalanan wisata yang diselenggarakan oleh Hotel yang dapat dimanfaatkan oleh umum.

Selanjutnya, yang dimaksud dengan Subjek Pajak Hotel adalah orang pribadi atau badan yang melakukan pembayaran kepada orang pribadi atau Badan yang mengusahakan Hotel.  Sedangkan Wajib Pajak Hotel adalah orang pribadi atau Badan yang mengusahakan Hotel.

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2010 tentang Pajak Daerah, dasar pengenaan Pajak Hotel adalah jumlah pembayaran atau yang seharusnya dibayar kepada Hotel dengan Tarif Pajak Hotel ditetapkan  sebesar 10 % (sepuluh persen).

Sehubungan Kota Depok merupakan Kota Niaga dan Jasa, dimana potensi tempat penginapan/peristirahatan/rumah kos pertumbuhannya menjadi cukup pesat di kota ini, sudah barang tentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku hal ini merupakan potensial yang perlu di gali lebih optimal dalam rangka upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok.  

 Dalam upaya tersebut, Pemerintah Kota Depok dalam hal ini Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok,  tanpa henti-hentinya melakukan sosialisasi tentang Pajak Daerah baik dari tingkat kelurahan sampai dengan kecamatan. Sosialisasi yang  sudah dilakukan ini,  diharapkan mampu memberikan pemahaman tentang Perda Nomor 10  tentang  Pajak Daerah dan meningkatkan kesadaran para Wajib Pajak,  sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman di masyarakat mengartikan Pajak Hotel hanya untuk Hotel saja, tetapi  termasuk rumah kos yang memiliki 10 (sepuluh) kamar.

 Berikut ini kami sampaikan perkembangan capaian target maupun realisasi dari tahun ke tahun yang  dapat di lihat dari gambaran tabel dan grafik di bawah ini :

Tahun

Target

Realisasi

%

2006

1.156.249.017,00

1.238.628.869,00

107,12

2007

1.398.677.085,00

1.433.568.696,00

102,49

2008

1.361.639.818,83

1.408.052.609,71

103,41

2009

1.890.600.000,00

2.831.355.997,00

149,76

2010

3.016.000.000,00

3.693.691.501,00

122,47

2011

4.142.775.000,00

4.726.162.448,00

114,08

2012

4.830.000.000,00

5.687.469.709,00

117,75

Namun demikian sosialisasi ini bisa berdampak lebih baik dan berhasil dalam meningkatkan PAD Kota Depok, jika masyarakat juga menyadari pentingnya  Pajak Daerah. Karena pada hakikatnya, Pajak Daerah yang dipungut oleh Pemerintah Kota Depok dari masyarakat, semata-mata digunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan  seluruh masyarakat yang ada di Kota Depok, baik untuk fasilitas kesehatan, infrastruktur maupun dukungan fasilitas pendidikan. Untuk itu, Pemerintah Kota Depok sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk membayar Pajak Daerah dengan jujur dan benar, sehingga pembangunan di Kota Depok ini bisa semakin maju dan berkembang pesat. “Pajak Daerah Yang Anda Bayarkan Adalah Sumber Dana Pembangunan Kota Depok”.

 

@Bidang Pendapatan I, DPPKA Kota Depok

           

Category: Informasi berita  Comments off